Saturday, 14 July 2012

Kisah Perubah panggilan Irian Barat ke Papua.

Ilustrasi C: Google
Irian Barat atau lebih d kenal sekarang dengan Provinsi Papua adalah provinsi paling Timur di Indonesia, sekaligus menempati wilayah provinsi Terluas di NKRI, Mereka mulai bergabung di Pangkuan Ibu pertiwi sejak 1 Mei 1963.

di zaman Orde Lama Mereka di sebut dengan Irian Barat namun sejak lengsernya Icon Orde Lama Yakni Ir. Soekarno yang di gantikan oleh orde baru dengan iconnya Jendral Soeharto sejak 1973 nama Irian Barat di Ubah menjadi Irian Jaya nama ini bertahan sampai tahun 2002 yang setelah itu di gantikan dengan nama yang di setujui oleh para separatis OPM, yakni Papua.

Kembali ke judul permasalahan, Agak rumit jika kita menyelami pola pikir saudara kita yang satu ini, yang mana pada zaman operasi Trikora yang di kobarkan oleh Bung Karno, yang di sambut dengan gegap-gepita oleh Rakyat, bangsa kita mati-matian untuk merebut kembali tanah air Irian Barat untuk kembali lagi ke pelukan NKRI yang selama ini di jajah oleh Belanda, untuk menambah semangat juang rakyat Irian menyambut kedatangan para relawan perang Mujahidin Bangsa, Frans Kaisepo(Tokoh pejuang dan pahlawan Nasional dari Irian Barat kelahiran Pulau Biak) mencetuskan nama baru bagi daerahnya yang sebelumnya di dunia Internasional hanya mengenal nama daerahnya dengan sebutan Nederlands Niew-Guinea, menjadi Irian Barat, tetapi di dalam tubuh Irian Barat sendiri yang mempunyai 244 suku dengan 93 Bahasa daerah, banyak orang salah tafsir maksud dari kata Irian, banyak orang menduga Irian adalah kepanjangan dari "IKUT REPUBLIK INDONESIA ANTI NEDERLANDS", tetapi lain halnya dengan Frans Kaisepo kalimat Irian di ambil dar salah satu bahasa di Irian Jaya yang bermakna "Sinar yang menghalau Kabut".

Tetapi sayangnya para separatis OPM tidak senang akan nama yang sebagus itu di berikan ke mereka, mereka lebih menuntut kalimat Irian Jaya di gantikan menjadi Papua, padahal kalimat Papua berkonotasi yang negatif di mana kalimat ini di ambil dari bahasa melayu yang artinya "Orang hitam berambut Kriting tempat Para Budak", apa mau di kata mereka lebih bangga dengan kalimat Papua ketimbang Irian Jaya.

Berkomentarlah dengan Cara yang sopan dan punya etika, No Bully, No Sara, No Spam dan yang terpenting No Porn, biar Barokah hidup kita!!
EmoticonEmoticon