Saturday, 3 October 2015

Ampung-ampung pulo (Lirik lagu Gayo)



Kutacane (03 September 2015) Salah satu lagu jemen yang sangat populer di Gayo adalah ”ampung-ampung pulo” yang dilantunkan oleh ceh M. Din. Lagu ini menggambarkan prilaku urang Gayo dengan tamsilan kepada ampung-ampung pulo (Eceng gondok), sebuah tumbuhan air yang mirip gulma kecil yang hidup di DAS, kolam, sawah, dan tempat-tempat berair lainnya.
Lagu ampung-ampung pulo diciptakan sebagai sarana pengkritikan kepada penguasa dan sebagian orang Gayo dengan cara penyampaian halus namun tajam yakni dengan seni dimana sebagian para penguasa dianggap seperti Ampung-ampung pulo, tumbuhan yang bersifat oportunis. Dikatakan oportunis (selalu menguntungkan dirinya) karena ia hidup di atas air yang seolah-olah akan melindungi air itu padahal dia hanya mengambil untung dari adanya air itu. Dia juga bersifat manipulatif, karena dia punya akar yang panjang dan mata kita tertipu ketika melihat akarnya yang seolah-olah menginjak tanah tetapi sesungguhnya hanya menggantung tidak sampai ke tanah di dasar air. Karena kepintarannya memanfaatkan lingkungannya sebagai tempat kelangsungan hidupnya itulah ia dianggap oportunis dan manipulir,Berikut liriknya :

Sana....deuntunge...
Kin ampung-ampung pulo woo...pulo, cimo.
Ke gaeh kemaroo...ke gaeh kemarooo..

Kering wan ni paya, oya si benare...
Wani linung ko mujening...
I gelumang mubering,,, ko murense, ohh Sayange...

Pucuk Si layu waih kin tawarmu kin tawar mu, cimo....
Kaul miko perdu, kaul miko perdu...
Bunge murerangke, oya si benare....

Sayang, olok sayang,,,,,sayang olok sayang...
Iwani berawang, manut pawe-awe...
Sedih olok,,,,,sedih, Sedih olok,,,,,sedih
Asal nume sagih, sejarahe dele.....

Intro....

Jarang,,,,,i gunei, kao i pergunen, i pergunen,,,cimoo...
Mera kin biesen, mera kin biesen...
i atani meja, oya si benare....
Pucuk lemi si belangi,,,,, kao terpuji si rembebe....oh re duke...

Ilolot ni perau,,, kao pe musirang, pe musirang,,,,Cimo...

Empas ni gelumang, empas ni gelumang....
ko mucere bere,,, oya si benare....

Sayang, olok sayang,,,,,sayang olok sayang...
Iwani berawang, manut pawe-awe...
Sedih olok,,,,,sedih, Sedih olok,,,,,sedih
Asal nume sagih, sejarahe dele.....

Intro...

Uyet,,,,musirantang,, ulung mu sirubu, sirubu,,,,cimo....
Kaul miko perdu, kaul miko perdu...
i linung muserbe, oya si benare...
Wani linung kao mujening....i gelumang mubering....
kao murense,,,,ohh sayange...

Oya,,,,kamselen, si enguk kin ibarat, kin ibarat,,,,cimo...
Sediken sesat,, Sediken sesat....
Ulakan ku dene,, oya si benare...

Sayang, olok sayang,,,,,sayang olok sayang...
Iwani berawang, manut pawe-awe...
Sedih olok,,,,,sedih, Sedih olok,,,,,sedih
Asal nume sagih, sejarahe dele.....

Sumber :
  1. Lintas Gayo

Berkomentarlah dengan Cara yang sopan dan punya etika, No Bully, No Sara, No Spam dan yang terpenting No Porn, biar Barokah hidup kita!!
EmoticonEmoticon