Thursday, 24 March 2016

Pustaka Unsyiah Nama Lain dari Kebebasan Ilmu


Tanah kelahiran saya berada di paling ujung Aceh, berbatasan langsung dengan Sumut. Seumur-umur sampai saya tamat SMA hanya berada di dekat hutan dan sungai yang masih asri dan terjaga dari manusia-manusia jail. Boro-boro mau ke kota besar, ke Ibu kota kabupaten saja saya sangat jarang.

Begitu juga dengan mencari berita atau sekedar buku bacaan. Dulu, kata guru SMP saya di awal tahun 90-an, untuk sekedar mengetahui apa yang sedang terjadi di luar daerah haruslah menunggu berhari-hari datangnya surat kabar untuk peristiwa hari ini dari kota Medan atau harus menunggu kabar dari orang kampung yang baru pulang dari rantau.

Apa tidak ada tv di sana? emang ada sih. Tapi jaraknya cukup jauh, kami harus melewati satu kampung lagi untuk ke sebuah rumah gedung milik juragan kerupuk kulit yang dirumahnya tersedia fasilitas tv bewarna yang waktu itu sangatlah wah di daerahku.

Tapi untungnya, di keluarga saya mempunyai tradisi kuat dalam membaca. Sejak kecil ayah saya yang seorang guru SD, selalu membawakan buku bacaan entah itu Cerpen, komik, Biografi tokoh dunia dan bahkan buku-buku dengan bahasa dari planet asing juga di bawa olehnya.

Buku itu dipinjam maupun dia beli dari Kota Kutacane dengan mengayuh sepeda anginnya. Semua dia lakukan untuk merangsang minat kami dalam membaca. Jadi biarpun saya dan keluarga saya tinggal di tanah pedalaman dan paling ujung Serambi Mekkah. Bukan berarti kami gaptek soal pengetahuan ya!

Sungai Alas yang membelah Kabupaten Aceh Tenggara
Foto :Kabupatenacehtenggara.blogspot.com

Pengetahuan adalah Hak Segala Kalangan.
Tapi pola pikir saya berubah  akan sulit dan mahalnya arti suatu berita atau sebuah buku, tatkala saya kuliah di Banda Aceh (20 jam dari Kutacane). Saya mulai menikmati yang namanya kebebasan  dalam mendapatkan ilmu pengetahuan di masa menyandang status Mahasiswa Unsiversitas Syiah Kuala (Unsyiah).

Unsyiah memiliki sebuah perpustakaan yang saya rasa salah satu yang terlengkap di Aceh yakni Pustaka Unsyiah, yang sejak tahun 2013 telah menyandang Akreditasi A dari Perpusnas RI (library.unsyiah.ac.id). Tak hanya buku yang lengkap, enam pilar yang menyokong gedung berlantai tiga ini memberikan kesan unik tersendiri di tengah-tengah Kompelma Darussalam.

Tak ada batasan kalangan untuk dapat mengakses buku yang tersedia di Pustaka Unsyiah, setiap kalangan baik itu Mahasiswa Unsyiah sendiri, Mahasiswa di luar Unsyiah, maupun dari kalangan umum dapat dengan leluasa berkunjung dengan menunjukkan terlebih dahulu KTM, KTP maupun identitas lainnya sebelum memasuki perpus.

Ada baiknya Pustaka Unsyiah juga mulai merambah generasi muda lainnya, dengan sesekali membuat acara membaca atau kunjungan khusus bagi kalangan adik-adik dari SD yang saya rasa perlu digalakkan karena memperkenalkan budaya membaca itu baiknya dilakukan sedini mungkin dan jawabannya adalah dengan mulai menambah jam dan ruang bagi adik-adik SD kita dengan hari-hari khusus dan penambahan buku bacaan anak-anak tentunya, emang sedikit aneh sih Perpus Mahasiswa ada bacaan anak-anak tapi menurut saya itu sangat penting mengingat masa depan bangsa ini berada di tangan mereka di kemudian hari jika kita tak mengakrabkan mereka dengan buku-buku sedini mungkin, jangan harap akan muncul generasi bangsa yang gemar membaca.


Gedung Pustaka Unsyiah C : rumahsinau.org
 
5 Tipe Pengunjung Perpustakaan.
Tak bisa kita pungkiri orang-orang yang masuk dan keluar dari perpus pasti tak hanya memiliki satu tujuan yang sama, pasti mempunyai niat dan tujuan yang berbeda-beda nah Pada tau nggak tipe-tipe pengunjung perpus itu seperti apa? Sekedar sesi Intermezo saja loh! biar kesannya
tidak terlalu serius postingan khusus kali ini, karena menurut suatu artikel di media yang pernah saya baca, belajar dengan diselingi Intermezo seperti humor segar atau kelakar menarik akan sangat efektif membantu kita dalam menangkap suatu pelajaran atau info bermanfaat, nah Berikut akan saya jelaskan 5 Tipe pengunjung Perpus, eheheh.

1.      Tipe Folow Teman.
Folow teman mungkin yang paling banyak dilakukan oleh pengunjung perpus, termasuk saya juga sih kadang-kadang, eheheh. datang ke perpus cuman sekedar temenin kawan, nggak tau mau kemana atau sekedar setor muka di perpus saja biar keliatan exis dan rajin.

2.      Tipe Ademan.
Nah, tipe ini yang belum jelas arah hidupnya. Datang ke perpus Cuma numpang adem lantaran gerah di luar sangat panas. wajar saja umumnya ruangan perpustakaan itu full ac. Kadang kala untuk meyakinkan orang lain mereka dengan gagahnya membawa buku yang dia sendiri tak tau buku itu tentang apa, bahkan judul bukunya saja
tak tau.

3.      Tipe Selfie.

Ini tipe jenis paling baru mungkin ya. Hobinya anak muda generasi sekarang 2 atau 4 tahun kebelakang, datang ke perpus cuman untuk mencari sudut atau tempat kece buat melampiaskan hasrat berselfie ria, denger-denger juga di pustaka Unsyiah ada tempat ala-ala korea gitu ya? Entahlah saya juga belum tau maklum saya kurang suka selfie dan yang berbau Korea, ehehhe

4.      Tipe PDKT.

Ini sebenarnya nggak perlu saya jelaskan loh ya? Belom juga dijelaskan Pasti udah pada senyum-senyum sendiri. Mereka yang bertipe PDKT cuman datang ke perpus hanya buat mendapatkan simpati atau respon lebih dari do’i incerannya.

5.      Tipe Seriusan.
Nah, ini loh tipe yang paling bener. Datang ke perpus sendiri atau berdua dengan tas gedek berisikan buku-buku kuliahan beli sendiri maupun pinjaman. Duduk dan membaca dengan tenang berjam-jam di paling sudut perpus tanpa mau diusik, salut buat tipe satu ini.
Nah itu dia 5 tipe pengunjung perpustakaan Kamu termasuk tipe yang mana? Just for fun bro. 

Mahasiswa Belajar  C: library.unsyiah.ac.id

Sekarang Jaman Sudah Canggih.
Awalnya dengan pola pikir saya rada Awak gampong, berpikiran kalau gedung sebesar dan selengkap ini pasti memungut bayaran akan pengetahuannya. Tapi sekarang berubah semua, disini serba gratis atau kalau saya ambil bahasa bule-nya Knowledge is free at unsyiah library. 

Kini semua serba mudah dalam mengakses pengetahuan dan mengerjakan tugas kuliah, Pustakan unsyiah semakin memanjakan kita dalam menyelesaikan tugas kuliah. Sekarang sudah ada situs uilis.unsyiah.ac.id  merupakan sebuah situs Web dikelola langsung oleh UPT. Perpustakaan Unsyiah yang mana situs ini merupakan tempat informasi system yang Menyediakan akses konten-konten edukasi dan Jurnal Ilmiah seperti e-book, e-journal (http://jurnal.unsyiah.ac.id/), pustaka tv, unsyiah union catalogue dll. 

Selain itu bagi kakak-kakak atau teman-teman yang sedang menempuh masa-masa skripsi atau sekedar ingin tau tentang dunia skripsi, tesis atau disertasi dari seluruh Fakultas dan prodi di Unsyiah, sekarang sudah ada Electronic Theses and Dissertations (etd.unsyiah.ac.id ) di sana kakak-kakak dan teman-teman bisa megakses file tentang skripsi, tesis dan disertasi.

Lalu apa sih beda skripsi, tesis dan disertasi itu, berikut pengertiannya yang saya ambil dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia :
  1. skripsi adalah karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya.
  2. Tesis adalah pernyataan atau teori yang didukung oleh argumen yang dikemukakan dalam karangan ilmiah untuk mendapatkan gelar kesarjanaan pada perguruan tinggi.
  3. disertasi adalah karangan ilmiah yang ditulis untuk memperoleh gelar doktor. 

Ada juga Alat yang dinamai system Self Loan Station (Unit Peminjaman Mandiri) ini telah hadir sejak Februari 2015, dimana para mahasiswa akan sangat terbantukan dalam melakukan peminjaman seperti sistem ATM. Alat ini sangat mempercepat peminjaman dan meminimalisir terjadinya antrian karena dengan meletakkan buku ke atas Self Loan Station, sebelumnya terlebih dahulu kita men-scan KTM dan memasukkan Nim dan pasword kita setelah itu maka secara otomatis buku yang hendak dipinjam akan terdaftar dan boleh kita bawa pulang, sangat praktis bukan?

Dulu pernah dengar cerita abang-abang leting tentang pustaka unsyiah yang hanya sekedar tempat meminjam dan kembalikan buku, tak lebih dari itu. Tapi kini di tangan Pak Taufiq Abdul Gani, Mahasiswa mulai betah berjam-jam dan berlama-lama di dalamnya, dengan penambahan-penambahan fasilitas semisal penyediaan komputer untuk mempermudah pencarian buku, tempat khusus bagi yang membawa laptop, penyediaan air di segala sudut perpus dan juga penambahan ruang belajar di lantai dua dengan ornamen unik membuat mahasiswa semakin nyaman, dan tentunya ruangan itu bebas bersuara keras ya, karena kacanya kedap suara loh. Jadinya kita bisa leluasa berdiskusi soal pelajaran tanpa harus takut di tegur oleh pengawas.

Dengan ditambah adanya WiFi di setiap lantainnya. Pustaka Unsyiah semakin mempermudah dan mempercepat kita mendapatkan informasi yang lebih update lagi dari buku yang kita baca sekarang dan tentunya tak harus menunggu kabar dari orang rantau lagi ya, eheheheh.

Unit peminjaman Mandiri Foto: theglobejournal.com

Meski dari Pedalaman Saya Juga Seorang Blogger.
Meski dari pedalaman, saya tak pernah menutup akan hal-hal yang berbau pembaharuan.  Media yang saya rasa pas untuk menyuarakan kebebasan dalam berpikir atau hanya sekedar menyalurkan hobi menulis dalam kurun waktu empat tahun kebelakang adalah dengan Nge-blog.

Blog adalah media yang tepat bagi yang hobi menulis tapi tak tau mau di publis kemana, selain gratis blog juga tanpa prosedur yang ribet dalam menerbitkan sebuah postingan semuanya atas kendali kita sendiri tentunya.

Sekarang sudah banyak kompetisi-kompetisi bagi para blogger untuk menguji kreatifitas mengolah kata atau kalimat yang diselenggarakan baik oleh instansi pemerintahan, maupun Instansi Non-pemerintahan. Salah-satunya adalah dengan adanya kompetisi Blogger yang  diselenggarakan oleh UPT. Perpustakaan Unsyiah dalam ajang Unsyiah library fiesta 2016 dengan tema Knowledge is free at unsyiah library. Nah, tunggu apa lagi? sekarang saatnya untuk berkarya sobat, ini karya saya mana karyamu?



Salam Blogger Aceh.



Refrensi
  1. http://library.unsyiah.ac.id/mou-perpustakaan-unsyiah-dan-perpustakaan-nasional/
  2. http://uilis.unsyiah.ac.id/
  3. etd.unsyiah.ac.id
  4. http://theglobejournal.com/pendidikan/buka-malam-pustaka-unsyiah-hadirkan-sistem-peminjaman-mandiri/index.php
  5. http://kbbi.web.id/disertasi 

Berkomentarlah dengan Cara yang sopan dan punya etika, No Bully, No Sara, No Spam dan yang terpenting No Porn, biar Barokah hidup kita!!
EmoticonEmoticon