Friday, 24 June 2016

Berkenalan Dengan Cecah Reraya Makanan Khas Urang Gayo

Cecah Reraya
C:Ayokitamasak







AEFARLAVA- Assalamualaikum, apa kabar semua sob? semoga Kita masih dalam lindungan Allah SWT. kali ini agak berbeda sedikit dengan postingan saya sebelumnya, iya tentang resep makanan, kalian tak salah membaca judul postingan kali ini berbau makanan", saya sih sebenarnya buta sekali dengan yang namanya, bumbu dapur, bawang, cabe atau apalah yang berbau-bau dapur, yang saya tau cuma makan eheheh.

Tapi, dulu pernah teman kuliah saya yang dari dataran tinggi Gayo mengajak mampir ke kos-kisannya untuk sekedar makan malam, saya kira seperti makan malam anak kos kebanyakan, kalau nggak indomie, pasti telur bulat sahabat karib nasi putih :p tapi kali ini lain, ternyata di kos tersebut datang keluarga teman saya dari kampung yang hendak mengikuti wisuda salah satu keluarga mereka.

Saya berubah menjadi manusia super pendiam, super perez, dan sok cool gitu, maklum saja saya jaga image sama keluarga teman saya, apa lagi ada yang lumayan mempesona diantara sana ehemm maklumlah anak lajang ahahha berbeda sekali dengan sifat saya yang agak super aktif, usil, dan ada saja yang mau saya bikin ribut.

Pertama saya melihat ada rendang, dalam hati lucu juga ada orang Gayo makannya rendang juga seperti saya, "ahgg ini kan sama saja seperti saya makan di kampung, rendang lagi, rendang lagi" dalam hati saya sedikit menggerutu mendapati rendang, maklum setiap saya pulang kampung ibu selalu buat rendang sampai-sampai saya mual melihatnya dikarenakan keseringan ahahhah

Tapi eitts tunggu dulu disudut sana saya melihat suatu hal yang asing dimata saya seperti kulit (Jangek), hati, daging dan bagian tubuh lainnya dalam tubuh sapi/lembu, saya coba sedikit mencicipi, rasanya agak kelat-kelat gitu,namun ada gurih-gurih enyoinya sikit ehehehhe.

saya coba menanyakan nama makanan ini, lalu dapatlah saya namanya Cecah Reraya/Cecah Reraye. iseng-iseng saya coba browsing akan makanan ini berikut beberapa pengertian cecah reraya yang saya dapat dari berselancar di Google.

Cecah Reraya merupakan Salah satu makanan khas lebaran Idul Fitri di dataran tinggi Gayo yang terbuat dari kulit, hati, otak, daging dan bagian tubuh lainnya yang bisa dikonsumsi dari kerbau atau sapi.

Cecah Reraya dibuat berbarengan dengan tradisi Mugelih Koro Morom (Menyembelih Kerbau/Sapi Bersama-sama) menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal.



Mugelih Koro Murum menjadi unik karena siapapun yang terdaftar sebagai penerima hasil pemotongan kerbau/sapi yang dikenal dengan istilah “tumpuk” mendapat bagian tubuh ternak dengan merata walau jumlah sedikit selain daging dan tulang, termasuk kulit, hati dan organ tubuh hewan lainnya yang dapat dikonsumsi.

Cecah Reraya biasa disuguhkan sebagai menu utama saat berbuka puasa diakhir Ramadhan namun ada juga yang mengkonsumsinya saat pulang dari melaksanakan Shalat Ied.

Bagi masyarakat Gayo, Cecah Reraya merupakan menu selamat tinggal bulan Ramadhan dan selamat datang 1 Syawal, hari Kemenangan. Cecah ini dipercaya berkhasiat mencegah terjadinya gangguan organ pencernaan bagi orang yang berpuasa selama bulan Ramadhan.

Nah, sudah tau bukan apa itu cecah reraya, sekarang giliran bagaimana cara memasak dan bumbu-bumbunya, langsung saja kakak jo abang :v

Bahan-Bahan:
  • 100 gr daging kerbau/sapi;
  • 100 gr hati kerbau/sapi;
  • 100 gr jantung kerbau/sapi;
  • 100 gr kulit kerbau/sapi;
  • 1sdm garam;
  • 2 lbr Daun salam;
  • 1 batang sereh;
  • 1 Ruas jahe (georek);
  • Air secukupnya;
  • Kelapa perut yang sudah  di sangrai secukupnya; dan
  • Kulit kayu wing/uweng secukupnya.
Bumbu Halus:
  • 5bh Cabe merah;
  • 1 sdt Merica;
  • 1 ruas Lengkuas;
  • 8 butir Bawang merah;
  • 5 siung Bawang putih;
  • 3 bh Asam sunti;
  • 2 sdm air Asam jawa;
  • 1 sdm Ketumbar;
  • Garam secukupnya; dan
  • Gula secukupnya.
Cara Memasak :
  1. Rebus bahan utama dengan garam, daun salam,serehdan jahe hingga lunak, setelah matang potong kecil-kecil seluruh bahan utama;
  2. Ambil wadah, Campurkan daging yang sudah dipotong-potong tadi dengan bumbu halus;
  3. Kulit kayu wing diparut hingga halus dan diperas. air perasanya ditambahkan kedalam daging yang sudah dibumbui tadi selanjutnya masukan juga kelapa sangrai, aduk rata; dan
  4. Cecah reraya Siap untuk disajikan.             



Sumber :
  1. http://ayokitamasak.blogspot.co.id/2014/11/resep-cecah-reraye-khas-gayo.html
  2. http://lintasgayo.co/2014/07/29/cecah-reraya-menu-berbuka-terakhir-puasa
  3.  

Berkomentarlah dengan Cara yang sopan dan punya etika, No Bully, No Sara, No Spam dan yang terpenting No Porn, biar Barokah hidup kita!!
EmoticonEmoticon