Thursday, 23 March 2017

Foto Tanoh Alas, Kutacane Tempo Dulu [[Gallery Foto]]

        AEFARLAVA (23 Maret 2017), Assalamualaikum Wr Wb, Kutacane merupakan sebuah kota Kecil yang berada di sekitaran kaki Gunung Leuser, dan telah disahkan menjadi ibukota Kabupaten Aceh Tenggara sejak kabupaten itu berdiri tanggal 26 Juni 1974, sebelumnya jauh sebelum Pasukan Belanda Pimpinan Van Daalen menginvansi wilayah ini masyarakat mengenal wilayah ini dengan sebutan kuta Pasir Gala, seiring waktu Belanda yang sudah bercokol di Tanah Alas, mengubah nama pasir gala menjadi kutacane. dan menjadikannya daerah administratif Tanoh Alas bahagian dari Aceh. Masuknya orang-orang Belanda di Tanah Alas memberikan dampak perubahan bagi wilayah ini salah satunya dimulainya era dokumentasi dengan berbagai latar mulai dengan peperangan, panorama alam, bencana alam sampai pada pernikahan, berikut kami rangkum beberapa foto jadul kutacane tempo dulu yang kami ambil dari Tropenmuseum dan Media-KITVL, jika ada yang mau menambahkan silahkan komen di paling bawah postingan ini, berikut semoga bermanfaat dan bisa segera dilirik oleh Pemkab Aceh Tenggara, ini adalah sejarah kita, mari kita kumpulkan yang telah tercecer!! :


Jonge (Alas) Bruidegom, Vermoedelijk in de omgeving
Van Koetatjane 1935 (Seorang pemuda (Alas),
Pengantin Pria di sekitaran Kutacane tahun 1935
C : Media-KITVL


Kapotte brug over de Alas in het gebied Gajo Loeös in Atjeh, 1901-1905,
(Sebuah jembatan rusak di tanah Alas daerah gayo lues
tahun 1901-1905) C : Media-KITVL

Winkels met een uitgebrande pasar te Penamkapan in de Alaslanden in Atjeh, 1909,
(sebuah toko dengan latar terbakar di Penampakan Tanah Alas, Tahun 1909)
C : Media-KITVL

Huis in de zogeheten Alaslanden, Sumatra, 1901-1905
( sebuah rumah di tanah Alas, Sumatra, Tahun 1901-1905)
C: Media-KITVL

Bruid Te Koetatjane 1935
(Pengantin Wanita di Kutacane tahun 1935)
C : Media-KITVL
Bruidspaar te Koetatjane, 1930
(Pengantin baru di Kutacane tahun 1930)
C : Media-KITVL

Panorama van een bergketen,
gezien vanuit de Alaslanden te Sumatra, 1901-1905,
(Panorama Pegunungan di Tanah Alas)
C : Media-KITVL
Rijstvelden, vermoedelijk rondom het plaatsje Penamkapan
in de Alaslanden in Atjeh, 1909-03-14,
(Persawahan di sekitaran penampakaan Tanah Alas, tahun 1909)
C : Media-KITVL

Huis in de zogeheten Alaslanden, Sumatra, 1901-1905
( sebuah rumah di tanah Alas, Sumatra)
C : Media-KITVL

Veldhospitaal te Lawe Sagoe 1906
(Rumah Sakit Lapangan di Lawe Sagu tahun 1906)
C : Tropenmuseum
groepsportret van lokale bestuurders uit de gajo en alaslanden
die zich zijn komen melden bij de colonnecommandant 1906
(Sekelompok Pemimpin-pemimpin lokal dari Gayo dan Tanah Alas
yang datang Melapor kepada Kepada komandan)
C : Tropenmuseum


Potret pada saat pernikahan
C : Tropenmuseum
kute Pasir Gala yang merupakan Cikal-bakal
Kota Kutacane sekarang
C : Tropenmuseum

Kesenian Peulebat, Seni palang pintunya khang Alas
C : Dodi Leuser
Potret salah satu sisi dari Benteng Kuta Reh
Sesaat sesudah Genosida yang dilakukan
Kafer Belanda
C : Tropenmuseum

Berkomentarlah dengan Cara yang sopan dan punya etika, No Bully, No Sara, No Spam dan yang terpenting No Porn, biar Barokah hidup kita!!
EmoticonEmoticon